Cari Tahu Apa Penyebab Nyeri Haid Berlebihan Dan 8 Cara Mengatasinya

apa penyebab nyeri haid berlebihan

DuniaHerbalKu.Com – Wanita sering kali mengalami nyeri haid yang berlebihan. Dan tidak sedikit dari wanita-wanita tersebut yang terganggu aktifitas sehari-harinya akibat siklus bulanan ini. Tapi tahukah kamu apa penyebab nyeri haid berlebihan? Jika kamu mencari jawaban tentang hal tersebut, kamu akan mendapatkannya pada artikel ini.

Apa Penyebab Nyeri Haid Berlebihan

Nyeri haid atau dikenal juga dengan istilah dismenore merupakan siklus bulanan yang umum dialami oleh setiap wanita pada masa subur. Nyeri haid biasanya dialami oleh wanita ketika awal masa haid, dan bagi sebagian wanita tidak begitu menyiksa sehingga mereka masih bisa melakukan aktifitas sehari-hari seperti biasa.

Namun, sebagian wanita bisa merasakan nyeri haid yang tidak tertahankan yang dapat menggangu aktifitas sehari-hari. Lalu, apa penyebab nyeri haid berlebihan yang dialami oleh sebagian wanita? Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko seorang wanita mengalami nyeri haid yang berlebihan, antara lain :

  • Usia masih dibawah 30 tahun
  • Memiliki riwayat menstruasi pertama kali ketika usia 11 tahun ataupun lebih awal
  • Pendarahan Menstruasi Berat (Menorrhagia)
  • Adanya pendarahan yang berlebihan ketika menstruasi atau disebut juga dengan metrorrhagia
  • Memiliki riwayat keluhan nyeri haid yang parah di keluarga
  • Memiliki berat badan yang tidak ideal (berlebihan atau kurang)
  • Memiliki kebiasaan merokok dan juga mengkonsumsi minuman beralkohol

Selain beberapa hal di atas yang dapat menyebabkan nyeri haid berlebihan, berikut ini beberapa penyebab timbulnya nyeri haid yang berlebihan.

Kontraksi Otot Pada Rahim

Jika kamu bertanya-tanya apa penyebab nyeri haid berlebihan, salah satu jawabannya adalah dikarenakan terjadi kontraksi otot pada rahim. Ketika haid, dinding rahim akan meluruh dan berkontraksi secara lebih kencang untuk dapat mengeluarkan sel telur yang tidak dibuahi.  Proses keluarnya sel telur serta jaringan rahim inilah yang akan tampak menyerupai darah haid.

Kontraksi yang terjadi pada rahim ini dapat menyebankan tertekannya pembuluh darah yang mengelilingi rahim, sehingga mengganggu suplai oksigen dan darah yang menuju ke rahim. Kondisi tersebut akan menyebabkan jaringan rahim mengeluarkan bahan kimia yang akan menimbulkan rasa nyeri, salah satunya adalah prostaglandin.

Prostaglandin sendiri dapat menyebabkan kontraksi semakin kencang pada otot rahim, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, zat ini juga dapat memicu beberapa keluhan haid lainnya seperti mual, lemas, mulas dan juga sakit kepala.

Ketika masa menstruasi berakhir, maka kandungan protaglandin ini akan berkurang dengan sendirinya , sehingga gejala nyeri haid dan keluhan lainnya akan berangsur mereda dengan sendirinya.

Kondisi Medis Atau Penyakit Tertentu

Selain kontraksi otot pada rahim, apa penyebab nyeri haid berlebihan lainnya? Jawabannya adalah kondisi medis ataupun suatu penyakit tertentu.

Nyeri haid terbagi menjadi dua jenis, yaitu nyeri haid primer dan nyeri haid sekunder. Nyeri haid primer adalah nyeri haid yang umum dialami oleh wanita, dan biasanya terjadi pada awal-awal masa menstruasi.

Sedangkan nyeri haid sekunder adalah nyeri haid yang biasanya disebabkan oleh beberapa penyakit ataupun kondisi berikut ini :

  • Endometiosis, yaitu kondisi ketika jaringan endometrium yang melapisi dinding rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan ini dapat tumbuh di berbagai organ, seperti ovarium, tuba, leher rahim, rektum, dan dinding perut.
  • Radang panggul.
  • Adenomiosis, yaitu kondisi ketika jaringan endometrium, yaitu lapisan terdalam rahim, tumbuh ke dalam miometrium, yaitu lapisan otot dinding rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan rahim membesar dan menebal, serta mengeluarkan darah yang lebih banyak dan lebih lama selama menstruasi.
  • Fibroid atau Miom, yaitu tumor yang berada pada dinding rahim yang tidak bersifat kanker.
  • Adanya efek samping yang ditimbulkan oleh alat kontrasepsi dalam rahim atau biasa disebut dengan IUD (Intrauterine Device).

Selain beberapa penyebab diatas, apa penyebab nyeri haid berlebihan lainnya? Nyeri haid berlebihan bisa juga disebabkan oleh suatu penyakit, diantaranya masalah pada kandung kemih atau tuba falopi (saluran indung telur) dan juga penyempitan yang terjadi pada leher rahim.

Nyeri haid sekunder, biasanya akan terjadi lebih awal daripada nyeri haid biasa dan akan berlangsung sedikit lebih lama. Nyeri haid sekunder biasanya juga disertai dengan gajala lain seperti keputihan yang kental serta berbau, menstruasi yang tidak teratur, munculnya pendarahan pada diantara masa menstruasi, dan juga munculnya nyeri ketika melakukan hubungan seksual.

Baca JugaApa Yang Dimaksud Dengan Kanker Serviks? Kenali 10 Penyebab Dan Gejalanya

Cara Mengatasi Nyeri Ketika Haid

Setelah mengetahui apa penyebab nyeri haid berlebihan, berikut ini adalah beberapa cara mengatasi rasa nyeri ketika datang bulan, antara lain :

  • Kompres hangat pada perut bagian bawah yang mengalami nyeri ataupun kram.
  • Lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi ataupun latihan pernapasan.
  • Menambah frekuensi aktifitas fisik seperti olah raga.
  • Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi. Hindari juga minum-minuman yang mengandung alkohol.
  • Perbanyak minum air putih untuk mencukupi kebutahan tubuh akan air.
  • Hindari stres
  • Mengkonsumsi minuman teh ataupun minuman herbal seperti chamomile atau wedang jahe.
  • Untuk mengurangi rasa nyeri, kamu bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol.

Selain cara yang sudah dituliskan di atas, kamu juga dapat menerapkan posisi tidur yang tepat untuk dapat mengurangi rasa nyeri haid. Nyeri haid yang muncul sesekali tidak berbahaya, namun kamu harus waspada jika memang nyeri haid tersebut muncul setiap kali datang bulan.

Begitu juga ketika nyeri haid muncul disertai dengan keluhan-keluhan lainnya seperti pendarahan yang berlebihan, keputihan yang tidak normal, periode masa menstruasi lebih lama dari biasanya, nyeri terasa lebih insten pada area panggul serta munculnya demam.

Jika keluhan-keluhan tersebut muncul menyertai nyeri haid, maka segera lakukan penanganan awal yang tepat dan jika masih belum membaik, segera konsultasikan kepada dokter untuk segera mendapatkan perawatan yang lebih instensif.

Kesimpulan

Sebagai seorang wanita, pengetahuan tentang apa penyebab nyeri haid berlebihan sangatlah harus dipahami. Nyeri haid dapat terjadi disebabkan beberapa faktor, baik faktor medis atapun non medis. Pada umumnya, nyeri haid tidaklah berbaya, namun kamu juga harus waspada jika nyeri haid muncul disertai dengan beberapa keluhan lainnya seperti keputihan yang berlebih, pendarahan hingga demam.

Segera lakukan penanganan awal dan jika masih belum ada perkembangan segera konsultasikan ke dokter agar segera mendapatkan penanganan serta obat yang tepat.

FAQ

1. Apakah nyeri haid berbahaya?
Pada umumnya, nyeri haid tidak berbahaya, tetapi kamu perlu waspada jika nyeri haid muncul disertai dengan keluhan-keluhan lainnya.

2. Apakah semua wanita akan merasakan nyeri berlebihan ketika haid?
Tidak semua wanita akan merasakan nyeri haid berlebihan ketika datang bulan.

3. Apa yang harus dilakukan ketika muncul nyeri haid?
Kamu bisa memberikan kompres hangat pada perut bagian bawah ataupun mengkonsumsi obat anti nyeri.

Jika kamu rasa artikel tentang apa penyebab nyeri haid berlebihan ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman ataupun keluarga yang membutuhkan. Sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *